by Animal Friends Jogja

Donasi

Share

Yogyakarta — Sebagian besar perusahaan lokal di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah yang memiliki komitmen penggunaan telur bebas sangkar (cage-free) berhasil memenuhi komitmennya. Hal ini terungkap dalam Cage-Free Tracking 2026, sebuah pemantauan tahunan yang menilai implementasi dan transparansi pelaporan perusahaan selama periode 1 Januari–31 Desember 2025.

Hasil tracking menunjukkan bahwa 17 dari 25 perusahaan yang dipantau atau setara dengan 68% telah mencapai implementasi penuh penggunaan telur bebas sangkar. Sementara itu, 7 perusahaan (28%) masih dalam proses pemenuhan komitmen, dan 1 perusahaan (4%) tidak melaporkan perkembangan implementasinya.

Tingkat partisipasi pelaporan dalam tracking tahun ini mencapai 96%, dengan 24 perusahaan berpartisipasi dalam proses pelaporan. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran pelaku usaha akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan komitmen kesejahteraan hewan yang telah disampaikan kepada publik.

Perusahaan yang berhasil memenuhi komitmen berasal dari berbagai sektor, mulai dari restoran, bakery, kafe, hingga usaha hospitality. Capaian ini membuktikan bahwa penggunaan telur bebas sangkar tidak hanya dapat diterapkan oleh perusahaan besar, tetapi juga memungkinkan dilakukan oleh pelaku usaha lokal dengan berbagai skala bisnis.

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum mencapai target implementasi penuh. Beberapa perusahaan melaporkan progres parsial, sementara lainnya belum menunjukkan implementasi pada periode pelaporan. Kondisi ini menunjukkan bahwa transisi menuju penggunaan telur bebas sangkar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketersediaan pasokan, penyesuaian sistem pengadaan, hingga pertimbangan biaya operasional.

Meski demikian, partisipasi perusahaan dalam pelaporan tetap menjadi langkah penting. Pelaporan yang transparan memungkinkan publik dan pemangku kepentingan memantau perkembangan implementasi serta mendorong perusahaan untuk terus memperkuat komitmennya.

Cage-Free Tracking 2026 juga menyoroti bahwa komitmen bebas sangkar tidak cukup berhenti pada pernyataan publik. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui implementasi yang konsisten, pelaporan progres yang terbuka, serta langkah-langkah nyata untuk memastikan perubahan benar-benar terjadi dalam rantai pasok pangan.

Hasil tracking tahun ini menunjukkan bahwa transformasi menuju sistem pangan yang lebih memperhatikan kesejahteraan hewan terus bergerak ke arah yang positif. Namun, upaya lanjutan masih diperlukan agar seluruh perusahaan yang telah menyampaikan komitmen dapat memenuhi targetnya secara penuh dan mempertahankannya dalam jangka panjang.

Laporan lengkap Cage-Free Tracking 2026 dapat diakses melalui tautan yang tersedia di bawah artikel ini.

Cage-Free Tracking 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous

Fore Coffee Tolak Transisi Cage-Free, Koalisi AFJ–AFFA Kirim Karangan Bunga Duka Cita Sebagai Simbol Keprihatinan

Next

Kandang Ayam Raksasa Muncul di Kuta Beach, TOUS les JOURS Didesak Segera Terapkan Komitmen Telur 100% Cage-Free